Data News

IKM Karawang Bisa Bersaing di Level Global Dikatakan Bakal Cagub Jawa Barat Ilham Habibie

Jawa Barat, (14/8). Diakui Ilham Akbar Habibie, Bakal Calon Gubernur Jawa Barat dari Partai NasDem itu, dirinya kagum akan kemajuan yang telah dicapai beberapa industri kecil dan menengah di kabupaten Karawang. Kekaguman itu ia sampaikan saat berkunjung ke PT Surya Gemilang Engineering (SGE) yang terletak di Kecamatan Klari.

Putra pertama Presiden ke-3 RI BJ Habibie itu bahkan sempat menjajal kendaraan listrik roda tiga yang diproduksi Hejotekno Electric Tricycle (Hetric). "Saya sudah coba. Ini sangat luar biasa dan memiliki potensi yang sangat bagus. Memang akselerasinya harus sangat berhati-hati, tetapi setelah beberapa menit sudah sangat terbiasa. Kendaraan listrik SGE ini dibuat untuk kendaraan pengangkut sampah," jelas Ilham.

Ia juga melakukan kunjungan ke Ciptaunggul (produsen komponen otomotif) di Desa Purwadana, Telukjambe Timur. Ilham kagum melihat alat buatan IKM yang digunakan untuk produksi dop velg mobil. Alat yang dibuat sendiri itu mampu menghasilkan 40 ribu suku cadang per bulan. Menurutnya, itu menunjukkan bahwa IKM memiliki daya saing dan mampu melakukan inovasi yang luar biasa.

"Perusahaan seperti PT Ciptaunggul Karya Abadi memiliki peluang yang cukup signifikan dalam menghadapi perkembangan industri otomotif, baik di tingkat lokal maupun internasional," tuturnya.

Namun ditekankan oleh Ilham bahwa tantangan utama yang dihadapi oleh industry ini adalah persaingan dengan kompetitor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Ilham Habibie berkesempatan berdiskusi dengan sejumlah mahasiswa dan dosen di Kampus Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang. Dalam diskusi tersebut Ilham menjelaskan, pentingnya investasi sumberdaya manusia (SDM) untuk menumbuhkan perekonomian suatu daerah, Selain itu, ia juga mengujungi beberapa IKM,

Dicontohkan Ilham, seperti yang terjadi di Korea Selatan pada sekitar Tahun 1950-an, Korea Selatan dilanda perang saudara dengan Korea Utara. Kondisi itu membuat Korea Selatan mengalami kemiskinan yang sangat parah. Namun kemudian Korea Selatan bangkit, banyak SDM-nya yang kemudian disekolahkan di dalam negeri hingga luar negeri dan meminta mereka untuk membangun negara.

"Itulah pentingnya sinergitas antara sektor industri dan pendidikan untuk kemajuan Indonesia. Kerja sama industri dengan pendidikan itu menggambarkan kekuatan suatu negara. Perlu diingat, industri yang baik itu bisa berkembang dengan adanya SDM yang baik," tegasnya.(JHL.308)

Back to Top