Jambi, (28/4). Disoroti oleh Anggota Komisi XII DPR
I dari Fraksi Partai NasDem, Syarif Fasha, mengenai upaya memperkuat ketahanan
energi daerah, terutama di daerah pemilihannya,
Jambi.
Dalam kunjungan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas
(PLTG) Payo Selincah, Jambi, Selasa (28/04/2026), ia melihat langsung kinerja
operasional pembangkit yang menjadi salah satu penopang utama sistem
kelistrikan di Kota Jambi dan sekitarnya, sekaligus mengevaluasi kesiapan
sektor energi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pembangkit ini memiliki peran yang sangat
strategis. Kita tidak hanya berbicara soal listrik, tetapi juga tentang
bagaimana energi menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan
masyarakat,” kata Fasha.
Fasha berdialog dengan pihak PLN Indonesia Power
Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Jambi. Ia menerima paparan mengenai performa
pembangkit, efisiensi penggunaan gas, serta rencana pengembangan jangka
panjang.
PLTG Payo Selincah dinilai memiliki kinerja yang
relatif optimal, terutama dari sisi efisiensi bahan bakar. Karakteristik ini
menjadikan pembangkit berbasis gas tersebut sebagai salah satu tulang punggung
pasokan listrik di wilayah Jambi, dengan peran penting dalam menjaga stabilitas
sistem.
Ditekankan oleh Fasha, bahwa infrastruktur energi
seperti PLTG tidak hanya berfungsi sebagai penyedia listrik, tetapi juga
sebagai fondasi utama aktivitas ekonomi.
Meski mengapresiasi kinerja operasional yang
dinilai efisien dan andal, ia mengingatkan bahwa sektor energi menghadapi
tantangan struktural ke depan, mulai dari kebutuhan peningkatan kapasitas,
modernisasi teknologi, hingga tuntutan transisi menuju energi yang lebih ramah
lingkungan.
Dalam konteks tersebut, keberlanjutan pasokan gas,
efisiensi biaya produksi listrik, serta integrasi teknologi yang lebih bersih
menjadi faktor kunci yang perlu diperkuat.
“Kita ingin sumber daya yang kita miliki
benar-benar memberi manfaat besar bagi masyarakat, tanpa mengabaikan aspek
keberlanjutan lingkungan,”
tegasnya.
Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi
energi, Fasha menyatakan akan terus mendorong kebijakan yang mendukung
penguatan infrastruktur energi nasional, khususnya di daerah, agar mampu
menjawab kebutuhan listrik yang terus meningkat sekaligus menjaga daya saing
ekonomi. (JHL.7)