Jakarta, 31
Agustus 2023 - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,
Aminurokhman, memberikan sorotan terhadap wacana memajukan jadwal Pilkada
Serentak 2024. Menurutnya, pemajuan ini harus dipertimbangkan dengan matang,
termasuk mekanisme pelantikan kepala daerah terpilih secara serentak.
Aminurokhman
mengungkapkan bahwa meskipun isu ini masih dalam tahap wacana dan belum
mendapatkan pembahasan resmi di DPR RI, perlu ada pendekatan rasional dalam
konteks perdebatan. Pemajuan jadwal Pilkada harus dijalankan dengan
mempertimbangkan banyak faktor.
Sebagai seorang
legislator, Aminurokhman menekankan pentingnya DPR RI untuk mengantisipasi
segala kemungkinan terkait Pilkada 2024, termasuk putaran kedua, potensi
perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), dan proses pelantikan secara
serentak.
"Untuk memajukan pilkada, DPR RI pun juga akan
memperhatikan agenda Pemilu 2024 yang kemungkinan akan beririsan. Itu yang
perlu menjadi pertimbangan di situ,” tambahnya.
Legislator ini
menyambut positif wacana pemajuan jadwal Pilkada, namun menekankan perlunya
kajian mendalam dan diskusi antara pemerintah dan DPR RI sebelum langkah
konkret diambil.
“Perlu ada argumentasi yang lebih rasional. Jika UU
10/2016 masih relevan dengan kondisi yang ada, penyelenggara harus melaksanakan
sesuai UU tersebut,"
tegas Aminurokhman.
Sorotan
Aminurokhman menggambarkan pentingnya pendekatan yang teliti dalam merumuskan
langkah-langkah terkait pemajuan jadwal Pilkada Serentak 2024.