Jakarta, (01/12). Di tengah kerentanan
Indonesia terhadap bencana alam, semangat gotong royong dan solidaritas harus
menjadi energi positif setiap anak bangsa untuk mengatasinya bersama.
"Rangkaian bencana alam yang
terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir harus dijawab dengan
semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat yang terus ditumbuhkan,
disamping upaya evaluasi dan mitigasi dari sejumlah aspek," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari
Moerdijat dalam pernyataan tertulisnya, Senin (1/12/2025)
Data Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB) hingga Minggu (30/11), jumlah korban jiwa bencana banjir hingga
longsor di Aceh, Sumatra Barat (Sumbar) hingga Sumatra Utara (Sumut), terus
bertambah dan ratusan orang masih dinyatakan hilang.
Korban jiwa di Sumut mencapai 217 orang,
Aceh tercatat 96 orang, sedangkan Sumatra Barat korban meninggal tercatat 129
orang.
Menurut Lestari, perubahan cuaca ekstrem
yang terjadi harus menjadi perhatian serius semua pihak, terutama para pemangku
kepentingan dan masyarakat di daerah-daerah yang rawan bencana.
Rerie, sapaan akrab Lestari mendorong untuk
terus ditingkatkannya upaya mitigasi bencana dan sosialisasinya kepada
masyarakat, sebagai bagian upaya menekan jumlah korban.
Selain itu, disampaikan oleh Rerie,
sapaan akrab Lestari, mekanisme penanganan masyarakat terdampak bencana juga
harus menjadi perhatian serius.
Ditambahkan oleh Rerie yang juga anggota
Komisi X DPR RI itu, bahwa kesiapsiagaan
pemerintah pusat dan daerah, serta masyarakat, harus terus ditingkatkan baik
dengan membangun kolaborasi kuat dalam melaksanakan tanggap darurat bencana,
maupun membangkitkan solidaritas masyarakat.
Diharapkan oleh Anggota Majelis Tinggi
Partai NasDem itu, semua upaya mitigasi dan tanggap darurat yang digalang
bersama itu mampu menjadi energi positif dalam menghadapi potensi ancaman
bencana alam di sejumlah daerah di Tanah Air.
(JHL.894)