MADIUN (8 Mei): Aktivis
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Abdul Hakim Syafii turut
meramaikan bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Pria yang
karib disapa Hakim itu resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Bupati
Madiun periode 2024-2029 lewat program NasDem Memanggil.
Hakim yang sedang menempuh
pendidikan S3 di IPB University program Doktoral itu mengungkapkan,
keinginannya untuk membangun serta menyejahterakan masyarakat di kampung
halamannya menjadi motivasi dalam pencalonan Bupati Madiun. Dia ingin
memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan Kabupaten Madiun.
“Saatnya bagi saya, sebagai pemuda, untuk kembali
ke kampung halaman dan turut serta dalam membangunnya,” kata Hakim kepada nasdem.id, Rabu (8/5).
Menurut Tokoh muda
Nahdlatul Ulama (NU) itu, anak muda atau generasi milenial memiliki peran
penting dalam pembangunan nasional maupun daerah. Ia menambahkan, salah satu
peran tersebut dapat dilakukan melalui proses politik.
Hakim optimis, dengan
keterlibatan anak-anak muda dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten
Madiun. Apalagi, potensi sektor pertanian di daerah itu dapat dimanfaatkan
menjadi berbagai produk usaha.
“Anak muda itu suka inovatif, kreatif, dan ini
perlu kita arahkan agar menjadi ruang pertumbuhan ekonomi di Madiun. Misalnya
memanfaatkan hilirisasi pertanian yang memiliki cabang-cabang usaha, sehingga
dapat menjadi nilai tambah bagi para generasi muda,” ungkap Hakim yang juga Staf Khusus Wakil Menteri
Pertanian RI itu.
Hakim berharap, dukungan
dan partisipasi aktif dari para pemuda di Kabupaten Madiun dapat menjadi energi
positif dalam menggerakkan roda pembangunan daerah. Bahkan, dapat membawa
Kabupaten Madiun menuju arah yang lebih baik.
“Kami, generasi Z dan milenial, tidak boleh menjadi
apatis terhadap politik. Saya mengajak semua pemuda untuk berpartisipasi aktif
dalam proses demokrasi, mulai dari tahapan pemilihan Bupati Madiun,” demikian ujar dia.
(WH)